Konsep Pendidikan Akhlak Anak Sekolah Dasar Dalam Kitab Washāyā Al-Ābā' Lil Al-Abnā Karya Syaikh Muhammad Syakir Al-Iskandari
Kata Kunci:
Konsep Dasar Penddikan Akhlak, Washāyā Al-Ābā' Lil Al-AbnāAbstrak
Lingkungan sangat berpengaruh besar bagi pembentukan akhlak seseorang. Jika seseorang hidup di lingkungan yang baik maka sangat mungkin kepribadian seseorang tersebut akan baik. Tetapi, perkembangan zaman terus melaju seiring perkembangan moral yang semakin memburuk. Karena pendidikan yang ada hanyalah proses perpindahan pengetahuan saja dan belum menyentuh dasar yang lebih mendalam lagi, seperti pembentukan kepribadian, pengembangan kemampuan diri dan mental yang sanggup menghadapi perkembangan zaman. Pembelajaran Akhlak dapat dijadikan sebagai dasar perubahan pendidikan agama Islam yang berlangsung saat ini. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pendidikan akhlak anak. Penelitian ini didasarkan pada degredasi akhlak yang terjadi dimasyarakat, seperti orangtua yang kurang peduli terhadap pendidikan akhlak anaknya, guru yang belum maksimal dalam menanamkan nilai-nilai akhlak disekolah agar dapat terealisasikan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, juga belum banyak masyarakat yang mengetahui pemikiran Muhammad syakir al-iskandari dalam kitab Washāyā Al-Ābā' Lil Al-Abnā.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa secara kritis bagaimana konsep dasar pendidikan akhlak yang ditawarkan oleh Muhammad Syakir Al-Iskandari dalam salah satu kitab karangannya yang berjudul Washāyā Al-Ābā' Lil Al-Abnā. Hasil penelitian ini diharapkan mampu mengungkap konsep dasar pendidikan akhlak menurut Muhammad Syakir Al-Iskandari, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan penyempurna materi akhlak dalam proses pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian library research (studi pustaka) yaitu penelitian yang mengacu pada sumber kepustakan seperti buku, artikel, catatan, dan media elektronik. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati, mencari, menelaah buku (kitab), artikel yang berkaitan dengan pembahasan dalam penelitian ini.
Sementara teknik pengumpilan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, yaitu suatu cara pencarian data melalui variable berupa catatan, buku, artikel, dan sebagainya. Sumber data penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu data primer (kitab Washāyā Al-Ābā' Lil Al-Abnā) dan sekunder (buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan di dalam penelitian).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan akhlak dalam kitab Washāyā Al-Ābā' Lil Al-Abnā meliputi: Akhlak kepada Allah, akhlak kepada Rasulallah, akhlak kepada orangtua, akhlak kepada guru, akhlak kepada teman, akhlak kepada diri sendiri, akhlak mahmudah, serta akhlak mazmumah. Dalam kitab ini Muhammad Syakir juga menjelaskan beberapa metode yang dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran seperti: Metode diskusi (Muhawarah), metode nasihat, metode kisah (Qissah), metode dialog (Hiwar), metode perumpamaan (Amtsal), metode targhib dan tarhib. Sementara implikasi pendidikan akhlak anak sekolah dasar dalam kitab Washāyā Al-Ābā' Lil Al-Abnā karya Syaikh Muhammad Syakir Al-Iskandari terhadap pendidikan saat ini yaitu Muhammad Syakir menawarkan pemikiran yang mampu dikembangkan secara holistis dalam menangani problematik akhlak anak saat ini.