Pengaruh Pembelajaran Berbasis Literasi Sains Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA Materi Perubahan Wujud Benda Di MI Ciharalang
Kata Kunci:
Pembelajaran berbasis literasi sains, hasil belajar, pembelajaran IPA, Perubahan wujud bendaAbstrak
Keterampilan yang dibutuhkan dalam pendidikan abad 21 yang mencakup pemikiran kritis, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, informasi, media dan teknologi. Kemampuan literasi merupakan salah satu aspek utama pendidikan untuk memperkuat keterampilan abad ke-21, literasi sains secara langsung berkorelasi dengan mengembangkan keterampilan berpikir secara ilmiah. Manfaat dari diterapkannya pembelajaran literasi sains diantaranya dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis pembelajaran literasi sains siswa dilatih untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan ilmiah, mengaitkan konsep sains dengan kehidupan sehari-hari, dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam bealajar. Dalam konteks pembelajaran IPA, pembelajaran berbasis literasi sains juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan aktivitas mereka di kelas.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui penerapan pembelajaran berbasis literasi sains terhadap hasil belajar pada pembelajaran IPA materi perubahan wujud benda di MI Ciharalang. Untuk mengetahui hasil dari pengaruh pembelajaran berbasis literasi sains terhadap hasil bealajar siswa pada pembelajaran IPA materi materi perubahan wujud benda di MI Ciharalang. Untuk mengetahui efektifitas penerapan pembelajaran berbasis literasi sains terhadap hasil bealajar siswa pada pembelajaran IPA materi materi perubahan wujud benda di MI Ciharalang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Adapun desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah desain penelitian quasi experimental design, bentuk dari desain penelitian ini adalah one-group pretest-posttest design yaitu adanya pretest dan posttest untuk mengukur perbandingan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Lokasi penelitian adalah MI Ciharalang kelas V yang berjumlah 22 siswa. Teknik dan instrumen pada penilitian ini menggunakan Tes, observasi, dan agket. Teknik analisis data menggunakan IBM SPSS Statistics 20.
Hasil penelitian yang diperoleh dari perhitungan menunjukan bahwa terdapat peningkatan yan signifikan dari variabel pembelajaran literasi sains (X) berpengaruh terhadap literasi sains (Y) dengn selisih mean pretest dan postest adalah 26,8 dengan nilai t 13,304 yang menunjukan signifikansi hasil belajar dari sebelum dan sesudah perlakuan, selanjutnya, uji normalitas menggunakan Shpiro Wilk menghasilkan distribusi normal dengan signifikansi pembelajaran literasi sains 0,18 dan hasil belajar sebesar 0,13. Pada uji N-Gain menghasilkan signifikansi rata-rata 0,75 yang menunjukan bahwa nilai tersebut > 0,70 dikategorikan tinggi, N-gain persen mendapatkan rata-rata 75% yang dikategorikan sebagai efektif.