Pengaruh Metode Tutor SebayaTerhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas 4 MIS Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis
Kata Kunci:
Hasil Belajar, Metode Tutor Sebaya, IPAAbstrak
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar yang berlangsung dalam suatu lingkungan belajar. Standar kompetensi dan kompetensi dasar SD/MI yang tercantum dalam peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah menyebutkan bahwa perkembangan IPA tidak hanya ditandai oleh adanya kumpulan fakta saja, tetapi juga ditandai munculnya metode ilmiah yang terwujud melalui suatu rangkaian kerja ilmiah, nilai, dan sikap ilmiah. Metode tutor sebaya dilakukan dengan memberdayakan kemampuan siswa yang memiliki daya serap tinggi untuk menyampaikan materi kepada kawannya yang mengalami kesulitan dalam menerima pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) hasil belajar siswa kelas eksperimen yang menggunakan metode tutor sebaya pada mata pelajaran IPA kelas 4 MIS Al-Fadliliyah Darussalam, 2) hasil belajar kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional pada mata pelajaran IPA kelas 4 MIS Al-Fadliliyah Darussalam, 3) mengetahui adanya pengaruh metode tutor sebaya terhadap hasil belajar kelas eksperimen dibanding hasil belajar kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional pada mata pelajaran IPA kelas 4 MIS Al-fadliliyah Darussalam.
Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design. Bentuk desain yang digunakan Nonequivalent Control Group Design. Populasi yang digunakan dalam peneltian ini yaitu MIS Al-Fadliliyah Darussalam dengan sampel kelas 4 yang berjumlah 32 orang dan metode penentu sampel yang digunakan adalah Nonprobability Sampling yaitu 4A 17 orang kelas eksperimen dan 4B 15 orang kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah uji Normalitas, uji Homogenitas, uji Independent Sample T-Test, dan uji Normalized-Gain (N-Gain) dengan bantuan Statistik SPSS IBM 29-0-10 for windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 90,29 termasuk kategori tinggi. 2) Rata-rata hasil belajar kelas kontrol sebesar 86,67 termasuk kategori tinggi. 3) Hasil analisis uji beda dengan menggunakan independent sample t test diperoleh thitung sebesar 1,388 < ttabel 1,997. Karena thitung 1,338 < ttabel 1,997 maka Ho diterima dan Ha ditolak pada alpha 0,025. Selain itu diperoleh nilai signifikan untuk uji hipotesis dua sisi sebesar 0,191> alpha (0,05/2)=0,025. Maka Ho diterima dan Ha ditolak pada alpha= 0,025. Dengan demikian maka asumsi bahwa “metode tutor sebaya berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas 4 MIS Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis ditolak pada alpha= 0,025”. Berdasarkan hasil perhitungan uji N-Gain Score menunjukkan bahwa nilai N-Gain score Post-test untuk kelas eksperimen (metode tutor sebaya) adalah sebesar 70,6329 atau 71% termasuk dalam kategori cukup efektif, jadi untuk nilai N-Gain score kelas eksperimen mengalami kenaikan sebesar 29% dengan nilai N-Gain score minimal 14,29% dan maksimal 100%.