Relevansi Teori Belajar Bruner Dengan Pembelajaran Matematika SD

Penulis

  • Selamet Universitas Islam Darussalam
  • Nurul Awaliah Universitas Islam Darussalam
  • Milda Maulida Universitas Islam Darussalam
  • Nisa Amalia Universitas Islam Darussalam
  • Nur Afifah Universitas Islam Darussalam
  • Razvi Haris Universitas Islam Darussalam

Kata Kunci:

Pembelajaran Matematika SD, Teori Bruner, Pembelajaran Matematik, Teori Belajar

Abstrak

Matematika selalu ada dalam kehidupan dan menjadi mata pelajaran pokok di seluruh jenjang pendidikan, serta menjadi penentu kelulusan dalam Ujian Nasional. Pembelajaran matematika seharusnya disesuaikan dengan perkembangan siswa SD yang berada pada fase operasional konkret, sehingga membutuhkan contoh-contoh nyata. Namun, banyak siswa menganggap matematika sulit dan membosankan. Hal ini disebabkan karena guru kurang memperhatikan tahap kognitif siswa, minim memberi contoh konkret, dan kurang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prinsip-prinsip pembelajaran matematika berdasarkan Teori Belajar Bruner, untuk mengetahui langkah-langkah pembelajaran matematika menurut Teori Belajar Bruner dan untuk mengetahui relevansi Teori Belajar Bruner dengan pembelajaran matematika SD.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan informasi berupa catatan dan data deskriptif yang terdapat di dalam teks yang diteliti (Mantra, 2008: 30). Untuk memperoleh data yang sesuai dengan topik permasalahan, penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research), yaitu metode untuk memperoleh data dari buku-buku yang relevan dengan permasalahan yang dibahas dalam penelitian (Hadi, 1981). Dalam hal ini, buku-buku yang berhubungan dengan teori belajar Bruner, psikologi pembelajaran dan pembelajaran matematika SD. Sumber data primer yang diambil untuk penelitian ini adalah buku Psikologi Pembelajaran Matematika (Melaksanakan Pembelajaran Matematika Berdasarkan Tinjauan Psikologi) karya Uba Umbara yang diterbitkan di Yogyakarta pada April 2017 oleh penerbit Deepublish. Sedangkan sumber data sekunder untuk penelitian ini adalah buku-buku yang berkaitan dengan judul penelitian, seperti buku-buku psikologi belajar, buku-buku pembelajaran matematika, buku-buku teori pembelajaran, jurnal-jurnal dan buku-buku lainnya yang sekiranya dapat menunjang penelitian.

Prinsip pembelajaran matematika berdasarkan teori belajar Bruner terdapat empat teorema, yaitu (1) teorema konstruksi (construction theorem), (2) teorema notasi (notation theorem), (3) teorema kekontrasan dan variasi (contrast and variation theorem) dan (4) teorema konektivitas (connectivity theorem). Langkah-langkah pembelajaran matematika menurut teori Bruner diantaranya terdapat tiga tahapan, yaitu (1) tahap enaktif, (2) tahap ikonik dan (3) tahap simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori belajar Bruner dinilai sangat relevan dengan pembelajaran matematika SD. Melihat karakteristik usia anak SD yaitu antara 7 – 12 tahun yang berada pada masa operasional konkret, dimana siswa masih sangat tergantung dengan pembelajaran yang menyajikan situasi yang nyata, teori belajar Bruner sangat sesuai jika diterapkan dalam pembelajaran SD, khususnya pada mata pelajaran matematika. Dalam penerapan teori belajar Bruner, siswa belajar secara bertahap, yaitu dari hal yang mudah ke yang sulit dan dari yang konkret ke yang abstrak.

Unduhan

Diterbitkan

21-09-2023

Terbitan

Bagian

Artikel