Konsep Evaluasi Pendidikan Dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 31-34 Dan Relevansinya Terhadap Kurikulum 2013 (Analisis Tafsir Al-Misbah Karya M. Quraish Shihab)
Kata Kunci:
konsep evaluasi pendidikan, kurikulum 2013, al-Baqarah ayat 31-34, tafsir al-MisbahAbstrak
Di dalam Al-Qur’an banyak ditemukan beberapa term yang menunjukkan pada evaluasi. Dengan adanya konsep evaluasi yang terdapat dalam Al-Qur’an, pendidik akan dimudahkan dalam melakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana potensi yang telah dikembangkan peserta didik. Maka dalam penelitian ini penulis mencoba menjelaskan bagaimanakah konsep evaluasi yang terdapat dalam Al-Qur’an khususnya dalam surah al-Baqarah ayat 31-34. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian pustaka (library reseacrh) yaitu dengan mengumpulkan data dari berbagai materi yang menunjang pembahasan. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode studi pustaka dan dokumentasi, dengan menggunakan sumber primer tafsir Al-Misbah (M. Quraish Shihab), dan sumber sekunder lainnya yang relevan dengan topik pembahasan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat konsep evaluasi dalam Al-Qur’an surah al-Baqarah ayat 31-34 menurut M. Quraish Shihab yaitu terdapat dalam kata al-Inba’ yang artinya sebutkan dan kata anbi’hum yang artinya memberitahu atau memberitakan (kepada malaikat). Allah swt melakukan evaluasi kepada Adam as dengan cara dialog atau tes lisan untuk menguji sejauh mana kemampuan dan pemahamannya. Adapun relevansi antara konsep evaluasi yang terdapat dalam Al-Qur’an surah al-Baqarah ayat 31-34 dengan kurikulum 2013 jika dilihat dari jenis evaluasinya yaitu jenis evaluasi formatif yang menggunakan teknik post test melalui tes lisan. Kurikulum 2013 sudah mencakup ketiga ranah perkembangan manusia, yaitu perkembangan afektif (sikap dan spiritual), kognitif (pengetahuan), dan psikomotor (keterampilan). Hal ini terdapat kesamaan dengan evaluasi dalam surah al-Baqarah ayat 31-34.