Implementasi Penguatan Literasi Numerasi Sebagai Upaya Pemulihan Learnig Loss Pasca Pandemi Covid-19 Di MI Al-Fadliliyah

Penulis

  • Belda Nurlmultiefa Lesmana Universitas Islam Darussalam
  • Tazkiya Unnisa Rahmatussa'bani Universitas Islam Darussalam
  • Vidia Mulyawati Universitas Islam Darussalam
  • Ely Nurkamilah Universitas Islam Darussalam
  • Risti Universitas Islam Darussalam

Kata Kunci:

Literasi numerasi, learning loss, Covid-19

Abstrak

Berangkat dari penyebaran coronavirus yang menyebar ke seluruh belahan dunia dimulai pada awal tahun 2019. Pandemi Covid-19 berpengaruh pada berbagai sektor kehidupan termasuk dunia pendidikan. Menghindari penyebaran Covid-19, sekolah ditutup dan dilakukanlah pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama kurang lebih dua tahun. Perubahan proses belajar menyebabkan peserta didik mengalami “ketertinggalan pembelajaran” (learning loss). Secara akademik, istilah ini dipakai dalam konteks hilangnya kapasitas peserta didik dalam belajar yang berdampak pada nilai akademis diakibatkan oleh pandemi. Mengatasi learning loss  diperlukan pembiasaan baru yang dapat merubah keadaan pasca pandemi Covid-19 menjadi lebih baik, salah satunya yaitu dengan penguatan literasi numerasi. Literasi numerasi bukan hanya mengasah pengetahuan konsep peserta didik namun juga lebih menonjolkan kecakapan dalam menggunakan konsep-konsep matematika dengan percaya diri.

Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini memiliki tujuan, yaitu sebagai berikut; 1) untuk mengetahui perencanaan pelaksanaan program penguatan literasi numerasi untuk memulihkan learning loss;  2) untuk mengetahui pelaksanaan program penguatan literasi numerasi untuk memulihkan learning loss; dan 3) untuk mengetahui hasil belajar yang diperoleh setelah dilaksanakannya penguatan literasi numerasi untuk memulihkan learning loss.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek alamiah. Dalam penelitian ini, peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa; 1) perencanaan pembelajaran dirancang berdasarkan kompetensi dasar dan indikator kurikulum 2013 yang berlaku; 2) dalam pelaksanaan pembelajaran dapat dilihat dari segi proses, konten dan konteks. Dari segi proses kognitif terdapat pemahaman, penerapan dan penalaran. Sedangkan dalam segi konten termasuk dalam konteks bilangan dan operasi hitung yang terhubung dengan konteks personal peserta didik; 3) berdasarkan hasil temuan peneliti, saat mengalami learning loss nilai pengetahuan peserta didik berada di bawah KKM dengan nilai pengetahuan rata-rata 65 dan nilai keterampilan rata-rata 64. Namun setelah dilaksanakannya pembelajaran matematika berbasis penguatan literasi numerasi nilai peserta didik berada di atas KKM dengan nilai pengetahuan rata-rata 88 dan nilai keterampilan rata-rata 83.

Unduhan

Diterbitkan

26-09-2023

Terbitan

Bagian

Artikel