Penggunaan Media Kartu Bergambar Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Pokok Bahasan Panca Indra Manusia
Abstrak
Berdasarkan hasil survei pra-penelitian di MI Handapherang, ditemukan bahwa pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA masih tergolong rendah. Kondisi ini dipicu oleh kurangnya motivasi belajar siswa, yang terindikasi dari sikap kurang memperhatikan penjelasan guru, ketidaktertarikan terhadap materi, serta sikap pasif dan jenuh selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa rendahnya motivasi tersebut disebabkan oleh minimnya penggunaan media pembelajaran interaktif, sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi kurang menarik bagi siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, serta mengetahui peningkatan motivasi pada pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran kartu bergambar pada mata pelajaran IPA pokok bahasan panca indra manusia di MI Handapherang Ciamis.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan angket. Analisis data dilakukan dengan analisis deskripsi dengan menghitung rata-rata dan prosentase dan dikategorisasikan.
Hasil penelitian sebagai berikut: 1) Rencana pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran kartu bergambar pada mata pelajaran IPA pokok bahasan panca indra manusia di MI Handapherang telah meningkat dari siklus I yaitu (82,95), meningkat pada siklus II yaitu dengan nilai (92,41) dari nilai sempurna (100) poin. 2) Upaya guru dalam meningkatkan kinerja guru yang dinilai melalui APKG (Alat Penilaian Kinerja Guru) dan RPP pada pembelajaran IPA pokok bahasan panca indra manusia di kelas IV MI Handapherang Kabupaten Ciamis juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu memperoleh nilai dari siklus I (78,91) dan siklus II memperoleh nilai (91,69). 3) Penerapan media kartu bergambar pada pembelajaran IPA pokok bahasan panca indra manusia di kelas IV MI Handapherang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini ditandai siswa mampu menggunakan waktu secara efektif dan efisien untuk mengerjakan tugas, mampu menyelesaikan tugas dengan tepat waktu, munculnya kerjasama kelompok dalam berdiskusi sangat baik. Motivasi belajar siswa meningkat dilihat dari siklus I perolehan motivasi belajar siswa adalah 62,8% kemudian pada siklus II menjadi 71,5%.
