Pengaruh Pemanfaatan Media Sosial Whatsapp Dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas V Sdn 1 Sadananya Kabupaten Ciamis
Kata Kunci:
Kemandirian belajar, Pemanfaatan media sosial WhatsApp, Media pembelajaran, Peserta didik, Penelitian kuantitatif korelasional, SDN 1 SadananyaAbstrak
Kemandirian belajar peserta didik adalah salah satu hal yang dituntut pada masa pembelajaran. Salah satu faktor yang menunjang kemandirian belajar peserta didik adalah media pembelajaran whatsapp. Berkaitan dengan hal ini, ada realita di mana peserta didik Kelas V SDN 1 Sadananya Kabupaten Ciamis masih belum memiliki kemandirian belajar yang sempurna, yakni mereka belum mampu merencanakan pembelajarannya sendiri.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pemanfaatan media sosial whatsapp sebagai media pembelajaran di Kelas V SDN 1 Sadananya Kabupaten Ciamis; 2) kemandirian belajar peserta didik di Kelas V SDN 1 Sadananya Kabupaten Ciamis; dan 3) pengaruh pemanfaatan media sosial whatsapp terhadap kemandirian belajar peserta didik Kelas V SDN 1 Sadananya Kabupaten Ciamis.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dnegan metode deskriptif korelasional. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yakni variabel X (pemanfaatan media sosial whatsapp sebagai media pembelajaran) dan variabel Y (kemandirian belajar peserta didik). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial.
Kesimpulan penelitian ini adalah: pertama, pemanfaatan media sosial whatsapp sebagai media pembelajaran di Kelas V SDN 1 Sadananya Kabupaten Ciamis tergolong tinggi. Hal ini didasarkan atas mean yang diperoleh untuk data variabel X (pemanfaatan media sosial whatsapp sebagai media pembelajaran) yaitu 50,72, yang ketika dikonversikan dengan pedoman konversi harga mean berada pada kisaran skor 48,60 – 54,00, dengan kualifikasi tinggi. Kedua, Kemandirian belajar peserta didik di Kelas V SDN 1 Sadananya Kabupaten Ciamis tergolong tinggi. Hal ini didasarkan atas mean yang diperoleh untuk data variabel Y (kemandirian belajar peserta didik) yaitu sebesar 50,19, yang ketika dikonversikan dengan pedoman konversi harga mean berada pada kisaran skor 48,60 – 54,00, dengan kualifikasi tinggi. Ketiga, Pemanfaatan media sosial whatsapp sebagai media pembelajaran memiliki pengaruh positif terhadap kemandirian belajar peserta didik di Kelas V SDN 1 Sadananya Kabupaten Ciamis, karena setelah diadakan uji signifikansi koefisien korelasi pada taraf signifikansi 5% diperoleh t hitung > t tabel (8,037 > 2,020) dan P value (0,000) < 0,05, dengan koefisien korelasi sebesar 0,782, dan prosentase pengaruh sebesar 37,7%. Hal ini berarti bahwa masih ada faktor lain sebesar 62,3% yang mempengaruhi kemandirian belajar peserta didik di Kelas V SDN 1 Sadananya Kabupaten Ciamis.
